Pj. Kepala Desa Sriwidadi Laksanakan Kegiatan Kunjungan PTM Lansia

 

Pj. Kepala Desa Sriwidadi Laksanakan Kegiatan Kunjungan PTM Lansia

 

Sriwidadi, Jum’at 4 April 2025; Pj. Kepala Desa Sriwidadi, Septy Hajariyah, S.Kep, melaksanakan kunjungan pemantauan kesehatan (PTM) kepada warga lansia di Desa Sriwidadi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Septy Hajariyah selaku tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Mantangai yang saat ini menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Kepala Desa Sriwidadi.

Kunjungan ini dihadiri oleh Sekretaris Desa Eka Normawati, perangkat desa, Ketua RT 05, Bidan Desa, dan Babinkamtibmas. Tujuannya adalah memastikan kesehatan lansia terpantau dengan baik serta memberikan perhatian khusus kepada mereka yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Sebagai seorang Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Mantangai, Septy Hajariyah memiliki komitmen tinggi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya lansia. Dalam kunjungan ini, beliau melakukan:

  1. Pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kondisi fisik lansia.
  2. Pemberian edukasi kesehatan tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pentingnya konsumsi obat teratur, serta pencegahan penyakit degeneratif.
  3. Identifikasi masalah kesehatan yang memerlukan rujukan ke fasilitas kesehatan lebih lanjut.
  4. Koordinasi dengan keluarga untuk memastikan tindak lanjut rekomendasi medis.

Ketua RT 05 Muhammad Wajih Alkhamim memiliki peran strategis dalam memberikan informasi terkini tentang kondisi kesehatan warga, terutama lansia yang sedang sakit. Dalam kegiatan ini, Ketua RT 05 membantu:

  • Pendataan lansia yang membutuhkan perhatian khusus.
  • Laporan kondisi warga yang tidak dapat mengakses layanan kesehatan secara mandiri.
  • Fasilitasi komunikasi antara keluarga lansia dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan.

Kehadiran Babinkamtibmas dalam kegiatan ini menunjukkan kolaborasi antara aspek kesehatan dan keamanan. Peran mereka meliputi:

  1. Pendampingan dan pemantauan terhadap lansia yang membutuhkan pengawasan ekstra.
  2. Pembinaan keamanan untuk mencegah potensi gangguan, termasuk penipuan terkait pengobatan atau eksploitasi terhadap lansia.
  3. Koordinasi dengan keluarga dalam menindaklanjuti rekomendasi rujukan dari tenaga kesehatan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Pj. Kepala Desa selaku tenaga kesehatan memberikan rekomendasi tindakan medis, seperti:

  • Perawatan di rumah dengan pengawasan ketat.
  • Rujukan ke Puskesmas atau rumah sakit jika diperlukan.
  • Pemberian obat dan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Keluarga pasien kemudian berdiskusi dengan berbagai pihak, termasuk Babinkamtibmas dan Ketua RT 05, untuk memutuskan langkah terbaik. Keputusan akhir diserahkan kepada keluarga dengan mempertimbangkan masukan dari tenaga kesehatan dan pemerintah desa.

Kegiatan kunjungan PTM lansia ini membawa beberapa manfaat, antara lain:
 Meningkatkan kesadaran kesehatan di kalangan lansia dan keluarga.
 Mempererat sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, Babinkamtibmas, dan masyarakat.
 Memastikan lansia mendapatkan perhatian medis yang memadai.
 Mengoptimalkan peran kader kesehatan dan ketua RT dalam pemantauan warga.

Pj. Kepala Desa Septy Hajariyah berharap kegiatan ini dapat berlanjut secara rutin untuk memastikan tidak ada lansia yang terabaikan kesehatannya. "Kami ingin semua warga, terutama lansia, merasa diperhatikan oleh pemerintah desa. Kesehatan adalah prioritas," ujarnya.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi multisektor, Desa Sriwidadi terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warganya, khususnya kelompok rentan seperti lansia.

#DesaSehat #LansiaSejahtera #SinergiUntukMasyarakat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Tahun Bing Wu 2026 dalam Mitologi Tionghoa

Berpacu Dengan Waktu: Upaya Percepatan Pengusulan Pencairan Dana Tahap I TA 2025

Pemerintah Desa Sriwidadi Ikuti Bimbingan Teknis Pengelolaan PPID di Rujab Bupati Kapuas